pelangi di malam purnama

waktu satu tahun telah berlalu tapi dirinya masih tetap sama seperti dulu dan tak beranjak ke sisi mana pun..
senyumnya tawanya dan semua tentangnya seakan mengisyaratkan kalau ia baik baik saja dengan semuanya…
tapi apakah mereka tau kebenarannya ?
apakah mereka tau bagaimana rasa nya menanti datangnya pelangi ?
pelangi yang sama, yang begitu indah..

ku rasa mereka tak kan pernah tau rasanya itu…
perlahan tapi pasti semua tentang manusia itu membuat hatinya kebas…
tak dapat diterka apakah hati nya masih berdetak atau tidak…
semua sakit ini semua pedih ini semua rasa ini
di rasanya sia sia…

Ia tak meminta apapun..
bahkan di setiap malam kala ia menanti pelangi
Ia tak meminta apapun..
bahkan di setiap malam sang bulan mengunjungi nya…
Ia tak meminta apapun..
bahkan di setiap malam kala manusia itu mengunjunginya dengan setiap kata terpendam maksud…

apakah ia salah dengan keputusan nya ?
tetap setiap menanti..
ia tak berkata selamanya..
semua pasti ada akhir dan pasti mati..
ia hanya berkata , ia akan setia menanti sampai janjinya , janji yang telah ia ucap sendiri terpenuhi..
setelah itu
mungkin saja mati..

untuk seekor kucing yang tak terjangkau pandangan..
ingat lah kata-kata ini..
sang venus masih mengingat pelangi di malam purnama itu..
dan jika kau ikhlas akan smua nya.. kau akan menemukan apa arti dari yang ku tuju…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s