0

Pagi lewat tengah malam dikit ini begitu random …
mulanya gue terbangun dan setelah ngecek jam di bb ternyata baru jam 1 .. lanjut scroll timeline twitter sampe jauh dan ujung ujungnya malah ga bisa tidur lagi …
pelajaran yang udah gue dapet dari kapan tau, kalo tiba tiba kebangun, jangan ngecek timeline twitter atau lo akan berakhir ga bisa tidur.
akhirnya setelah scroll timeline ga jelas -FYI gue punya 2 akun HAHAHA- gue memutuskan untuk buka laptop dan browsing sana sini ga jelas plus download drama Korea …
sekarang udah hampir jam 5 pagi dan adzan Subuh pun telah berkumandang …
ga ngerti mau ngapain lagi karena efek kelaperan dan PMS jadi ya rada ababil gitulah …

gaes, kecewa sama diri sendiri itu lebih bahaya ga sih dari kecewa ke orang orang?

——-

27 agustus 2014. 4:49 AM

Ameliaresi
lagi banyak pikiran, butuh psikolog dan piknik .

Iklan
0

kepada laki lakiku ,

malam tadi aku agak terkesima bahagia melihat outfitmu..

kamukah laki laki yang selama ini mengisi nyaman dan rusuhnya hari hariku ?

sampai sampai malam ini ku panjatkan sekeping doa agar terus bisa bersama, serta agar perasaanmu pun sama seperti was wasnya hatiku akan akhir kita yang bagaimana nanti…

sampai sampai malam ini ku panjatkan sekeping doa agar kau pun mengasihi keluargaku, tak hanya aku saja…

maka senyum kecil ini tak bisa berhenti ku hindari…

mudah mudahan Tuhan menjaga sekeping doaku atau menggantinya sesuai harapku :)

Kutipan
0

jika seluruh dunia acuh dan tidak peduli, saya akan lebih dalam lagi memalingkan muka,
bukan untuk membalas, hanya saja jika saya memang sudah tidak di perlukan, mengapa masih repot untuk mengais kepedulian ?

-ra

0

who’s gonna take my place ?

who’s gonna take my place ?
menurut gw itu pertanyaan paling bego yang mampir ke otak gw ..
stupidity !

tapi inti dari semuanya sih gw sayang bgt sama bapak and i’m verry proud to be his daughter, his lovely daughter ..

sangat bersyukur memiliki orang tua seperti Bapak Edi B. Musa dan ibu Heti Suhaeti ..

ga akan ada orang tua yg bersahaja seperti bapak dan bijaksana seperti mama ..

well, bisakah gw memiliki pendamping yang seperti bapak ? semoga dan sangat berharap :D

0

satu ungkapan hati perempuan (yang menjadi) kedua

tak pernahkah sekalipun kau menginginkan perempuanmu terluka, lantas pernahkah sedetikpun kau menginginkan agar aku tak terluka juga ?

sungguh aku tak berkeinginan menjadi duri dalam singgasanamu dengan perempuanmu yang sepertinya tampak lestari itu

aku hanya ingin melihatmu kembali dengan mata kepalaku lagi karena rindu ini begitu mendesak

aku hanya ingin bertemu sejenak karena sepertinya aku telah mencapai batas kemampuanku mengalah pada perempuanmu

aku hanya ingin mendekapmu dalam dekapan erat karena aku lelah atas semua kehilangan yang ada

aku lelah memanggil engkau dalam kebisuan dan kesendirian

aku lelah terus bermain pada keadaan yang menyatakan bahwa kamu tak akan kembali

teruntuk hatimu, ingatkah kamu akan ….. kita ?